Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 3, 2010

Mengenal Sifat Yahudi dan Nashara (5)

Demikian pula Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: أَفَلاَ يَتُوْبُوْنَ إِلَى اللهِ وَيَسْتَغْفِرُوْنَهُ وَاللهُ غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ. مَا الْمَسِيْحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلاَّ رَسُوْلٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيْقَةٌ كَانَا يَأْكُلاَنِ الطَّعَامَ انْظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ اْلآيَاتِ ثُمَّ انْظُرْ أَنَّى يُؤْفَكُوْنَ “Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al-Masih putera Maryam hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memerhatikan ayat-ayat Kami itu).” (Al-Ma`idah: 74-75) dan firman-Nya:

Mengenal Sifat Yahudi dan Nashara (4)

Dan firman-Nya: وَإِذْ قَالَ اللهُ يَا عِيْسَى ابْنَ مَرْيَمَ ءَأَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُوْنِي وَأُمِّيَ إِلَهَيْنِ مِنْ دُوْنِ اللهِ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُوْنُ لِي أَنْ أَقُوْلَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ إِنْ كُنْتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلاَ أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai ‘Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: ‘Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah.’?” ‘Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara-perkara ghaib.” (Al-Ma`idah: 116) hingga firman-Nya: أَنِ اعْبُدُوا اللهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ “Yaitu: ‘Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabb kalian’.” (Al-Ma`idah: 117) Allah Su...

Mengenal Sifat Yahudi dan Nashara (3)

Adapun orang-orang yang takut kepada Rabbnya, mereka mengamalkan apa yang mereka ketahui. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kepada mereka ilmu dan rahmat. Sebab barangsiapa mengamalkan apa yang dia ketahui maka Allah Subhanahu wa Ta’ala mewariskan kepadanya ilmu yang dia tidak ketahui. Oleh karenanya, tatkala Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan sifat kaum Nashara bahwa di antara mereka terdapat ahli ibadah dan orang yang berilmu, juga bahwa mereka tidak menyombongkan diri, maka mereka lebih dekat dengan orang-orang yang beriman (lalu beliau menyebutkan ayat di atas). Tatkala pada mereka terdapat rasa takut dan tidak sombong, maka mereka lebih mendekati hidayah. Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan keadaan orang yang telah menjadi muslim di antara mereka: وَإِذَا سَمِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَى الرَّسُوْلِ تَرَى أَعْيُنَهُمْ تَفِيْضُ مِنَ الدَّمْعِ مِمَّا عَرَفُوا مِنَ الْحَقِّ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِيْنَ

Mengenal Sifat Yahudi dan Nashara (2)

Antara Kesombongan Yahudi dan Kebodohan Nashara  Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu menjelaskan tentang sifat sombong yang menyebabkan kaum Yahudi melampaui batas dalam menolak kebenaran: “Telah diketahui bahwa Ibrahim Al-Khalil ‘alaihissalam adalah pemimpin ahli tauhid kaum muslimin setelahnya, sebagaimana (Allah Subhanahu wa Ta’ala) menjadikannya sebagai pemimpin dan imam. serta para rasul dari keturunan beliau datang setelahnya. Maka orang Yahudi dan Nashara pun membuat berbagai macam bid’ah yang menyebabkan mereka keluar dari agama Allah Subhanahu wa Ta’ala yang mereka diperintahkan untuk mengikutinya, yaitu Islam dalam arti umum (yakni agama para rasul). Oleh karenanya kita diperintahkan untuk mengatakan: اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ “Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalannya orang-orang yang engkau beri nikmat atas mereka, bukan jalan orang yang dimurkai dan ...

Mengenal Sifat Yahudi dan Nashara (1)

تَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِّلَّذِيْنَ آمَنُوا الْيَهُوْدَ وَالَّذِيْنَ أَشْرَكُواْ وَلَتَجِدَنَّ أَقْرَبَهُمْ مَّوَدَّةً لِّلَّذِيْنَ آمَنُوا الَّذِيْنَ قَالُوَاْ إِنَّا نَصَارَى ذَلِكَ بِأَنَّ مِنْهُمْ قِسِّيْسِيْنَ وَرُهْبَانًا وَأَنَّهُمْ لاَ يَسْتَكْبِرُوْنَ “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: ‘Sesungguhnya kami ini orang Nasrani.’ Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.” (Al-Ma`idah: 82) Penjelasan Beberapa Mufradat Ayat لَتَجِدَنَّ “Sesungguhnya kamu dapati”. Huruf lam yang terdapat pada awal kata ini sebagai jawaban dari sumpah, yang memberi faedah penekanan atas kalimat tersebut. De...

ADAB MAKAN SEORANG MUSLIM 1

Oleh : Ustadz Aris Munandar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, { يَا غُلَامُ سَمِّ اللَّهَ وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ } “Wahai anakku, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang berada di dekatmu.” (HR Bukhari no. 5376 dan Muslim 2022) Hadits di atas mengandung tiga adab makan:

SIFAT BIDADARI PENGHUNI SURGA 1

oleh: Abu Hamzah & Abu Salma Sifat Bidadari SurgaAllah Subhanaahu wa Ta'ala berfirman: إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا (٣١)حَدَائِقَ وَأَعْنَابًا (٣٢)وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا (٣٣) "Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur, dan gadis-gadis remaja yang sebaya." (QS an-Naba': 31-33) كَذَلِكَ وَزَوَّجْنَاهُمْ بِحُورٍ عِينٍ (٥٤) "Demikianlah, dan Kami berikan kepada mereka bidadari." (QS. Ad-Dhukhan: 54) مُتَّكِئِينَ عَلَى سُرُرٍ مَصْفُوفَةٍ وَزَوَّجْنَاهُمْ بِحُورٍ عِينٍ (٢٠) "Mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli." (QS. At-Thur: 20)

SIFAT BIDADARI PENGHUNI SURGA 2

5. Hadits al-Miqdam Ibn Ma’di Karib Rodiallohu 'anhu : « لِلشَّهِيدِ عِنْدَ اللَّهِ سَبْعُ خِصَالٍ: يُغْفَرُ لَهُ فِي أَوَّلِ دَفْعَةٍ مِنْ دَمِهِ، وَيَرَىٰ مَقْعَدَهُ مِنَ الْجَنَّةِ، وَيُحَلَّىٰ حُلَّةَ الإِيمَانِ، وَيُزَوجُ اثْنَيْنِ وَسَبْعِينَ زَوْجَةً مِنَ الْحُورِ الْعِينِ، وَيُجَارُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَيَأْمَنُ مِنَ الْفَزَعِ الأَكْبَرِ، وَيُوضَعُ عَلَى رَأْسِهِ تَاجُ الْوَقَارِ، الْيَاقُوتَةُ مِنْهُ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا، وَيَشْفَعُ فِي سَبْعِينَ إِنْسَاناً مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ » “Orang yang mati syahid memiliki 7 [yang benar 8] keistimewaan di sisi Allah: (1) diampuni dosanya di awal kucuran darahnya, (2) melihat tempat duduknya dari surga, (3) dihiasi dengan perhiasan iman, (4) dinikahkan dengan 72 bidadari surga, (5) diamankan dari adzab kubur, (6) aman dari goncangan dahsyat di hari qiamat, (7) diletakkan di atas kepalanya mahkota kewibawaan; satu permata dari padanya lebih baik dari pada dunia seisinya, (8) memberi syafaat kepada 70 orang dari k...

BERINFAQLAH AGAR HARTA TETAP BAROKAH

Ketika telah meraih kesuksesan, kadang seseorang lupa daratan. Ketika bisnis di puncak kejayaan, manusia pun lupa akan kewajiban dari harta yang mesti dikeluarkan dan lupa untuk saling berbagi. Semoga sajian singkat ini bisa memotivasi kita untuk gemar berinfak dan memanfaatkan nikmat harta di jalan yang benar.

Sunnah yang Dilupakan: Bacaan Setelah Membaca Al Qur’an

Penjelasan menarik mengenai bacaan penutup setelah membaca Al Qur’an. الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله. أما بعد: فإنَّ إحياء السنن النبوية من أعظم القربات إلى الله، Sesungguhnya menghidupkan sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah termasuk amal yang sangat bernilai untuk mendekatkan diri kepada Allah.

DAUROH AKBAR DI YOGYAKARTA

Info Kajian: Hadirilah Tabligh Akbar Nasional 2010 Ulama Besar Ahlussunnah dari Timur Tengah: 1. Asy-Syaikh DR. Abdullah bin Abdurrahim Al-Bukhari (Dosen Universitas Islam Madinah - Madinah). 2. Asy-Syaikh DR. Muhammad bin Umar Bazmul (Dosen Universitas Ummul Quro - Mekah). 3. Asy-Syaikh DR. Khalid bin Dhahwi Azh-Zhufairi (Imam dan Khotib di Kementrian Urusan Wakaf - Kuwait). Insya Allah akan diselenggarakan dengan informasi sebagai berikut : Tema : Menjalin Ukhuwah Dengan Akhlaqul Karimah Waktu : Sabtu-Senin,10-12 Juli 2010 / 27-29 Rojab 1431 H Jam : 09.00 Wib – selesai. Tempat : Masjid Agung Manunggal, Bantul. Jl.Jend.Sudirman no.1 Bantul - DI.Yogyakarta. Kajian Terbuka untuk Umum bagi kaum Muslimin dan Muslimat

Download Software Golden Al Wafi Translator

Golden Al-wafi Arabic Translator adalah sebuah software penerjemah bahasa arab yang sangat professional. Software ini dikembangkan dan dikhususkan untuk melakukan penerjemahan multi dokumen. Dan hal itu membuat software ini menjadi sangat cocok dipergunakan untuk proses penerjemahan tingkat lanjut. Features Seperti dijelaskan sebelumnya, software ini sangatlah bagus. Memiliki banyak keunggulan yang tidak dimiliki oleh berbagai software kamu bahasa Arab sederhana lainnya.Beberapa fitur yang dimiliki oleh software ini antara lain: * Penerjemahan yang cepat dan akurat * Sebuah “mesin” penerjemah versi baru * Mampu menerjemahkan ribuan kata dalam beberapa detik saja * Pembacaan Text-to-Speech * Memiliki entri kamus lebih dari 2.000.000 kata * Memiliki beberapa kamus terspesialisaei dalam bidang Medicine, Biology, Physics, Mathematics, Chemistry, Engineering and Geology * Penerjemahan multi dokumen * Penerjemahan multi file via background * Kamus Arab-English * Kamua English-...